Lupus penyakit seribu wajah

Artikel Grand Tjokro Premiere

image

Lupus penyakit seribu wajah

LUPUS PENYAKIT SERIBU WAJAH

Sejatinya, imun atau sistem kekebalan tubuh memiliki fungsi untuk menjaga tubuh dari serangan bakteri dan virus. Namun, dalam kasus autoimun, sistem kekebalan tubuh justru mendeteksi sel tubuh sehat sebagai organisme asing (bakteri dan virus). Sehingga sistem kekebalan tubuh menyerang sel tubuh sehat. Ada lebih dari 80 jenis penyakit yang digolongkan ke dalam autoimun, 8 di antaranya adalah rheumatoid arthritis (RA), psoriasis (psoriatic arthritis), multiple sclerosis (MS), addison, graves, sindrom sjogren, myasthenia gravis, vaskulitis autoimun.

Selain 8 jenis penyakit autoimun yang sudah disebutkan di atas, masih ada penyakit autoimun lainnya yaitu systemic lupus erythematoosus (SLE). penyakit lupus atau yang sering disebut juga dengan penyakit seribu wajah ini merupakan penyakit inflamasi kronis yang dapat menyebabkan peradangan di bagian kulit, ginjal, sendi dan otak. Lupus juga bisa menyerang sel darah dan paru-paru. Kasus lupus yang ramai diperbincangkan terjadi beberapa tahun lalu, ketika penyanyi internasional, Selena Gomez divonis mengidap lupus yang menyerang organ vitalnya. Selena Gomez bahkan harus menjalani transplantasi ginjal.

Hingga saat ini belum ada catatan pasti tentang jumlah penderita lupus Indonesia. Hal ini dikarena banyaknya penderita lupus yang tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit tersebut. Lupus memiliki gejala yang beragam dan menyerupai penyakit lain, maka penyakit autoimun yang satu ini dijuluki penyakit dengan seribu wajah. Butuh beberapa tes medis untuk dapat memastikan seseorang menderita lupus. Meski gejalanya beragam, tapi gejala penyakit lupus pada umumnya adalah nyeri sendi, ruam, sering merasa kelelahan, demam tiba-tiba, mulut dan mata terasa kering, nyeri dada, menurunnya daya ingat, sesak napas, berat badan menurun, dan jari tangan serta kaki menjadi pucat.

Tidak ada penyebab pasti timbulnya penyakit lupus pada seseorang, tetapi ada beberapa faktor yang dapat memicu penyebab penyakit lupus seperti :

  1. Paparan sinar matahari.
  2. Paparan asap rokok, bahan kimia seperti merkuri dan silika.
  3. Infeksi virus seperti epstein-barr atau cytomegalovirus.
  4. Obat-obatan tertentu seperti hydralazine dan procainamide.

Reaksi tubuh setiap orang pada penyakit lupus berbeda-beda. Penyakit lupus juga menyerang bagian tubuh yang berbeda-beda. Sehingga tidak ada satu obat-obatan untuk penderita lupus secara pasti. Namun, terdapat beberapa obat yang biasa diberikan untuk penderita lupus seperti obat antiinflamasi, obat antimalaria, obat imunosupresan dan kortikosteroid.

Kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait penyakit lupus seperti berikut :

  1. Apakah penyakit lupus menular?

Penyakit lupus tidaklah menular.

  1. Apakah lupus penyakit genetik?

Belum ada penemuan khusus terkait lupus adalah penyakit genetik, tetapi anak-anak yang terlahir dengan genetika lupus memiliki resiko lebih besar terkena lupus. Namun, itu bukan berarti orang tua yang memiliki riwayat menderita lupus pasti akan melahirkan anak yang juga menderita lupus.

  1. Apakah penyakit lupus bisa disembuhkan?

Lupus merupakan penyakit autoimun yang tidak bisa disembuhkan secara total dan akan terus ada sepanjang hidup penderitanya. Namun, penderita lupus bisa melakukan pengobatan untuk mengurangi munculnya gejala (kambuh) dan mencegah agar tidak merusak organ.

 

BOOK NOW!